ROFINUS OLA GATAN
WAKATOBI
ANDALKAN WISATA SELAM DAN INDUSTRI KREATIF
TANGGAPAN , memang potensi wisata laut Wakatobi
sangat tinggi dan akan menjadi salah satu dari sekian banyak wisata laut di
Indonesia yang bernilai dan fantastis jika benar - benar dikembangkan secara
maksimal. tapi, dalam mengambil suatu tindakan kadang - kadang dibutuhkan
pengorbanan, baik secara materi maupun non-materi. hal ini pulalah yang berlaku
bagi masyarakat asli wakatobi. memang segala macam program yang dicanangkan
oleh pemerintah dirasa tepat, tapi menurut saya itu hanya untuk sebagian
kelompok saja ( Pemerintah, Pengusaha, dan Turis ), Pariwisata yang indah
sebagai senandung bagi turis yang gandrung dengan hal-hal yang eksotis.
Pariwisata hanya menakjubkan bagi mereka yang tak pernah lihat laut yang masih
biru dan indah. Sementara bagi warga setempat, wisata justru menjadi mimpi
buruk dan bencana karena tidak memberi manfaat bagi mereka.Persoalan sebutan
taman wisata yang indah itu hanyalah konsep belaka dari yang datang dari para
pelancong.
Sementara bagi orang Wakatobi sendiri, tak ada yang berubah.
Hari-hari berjalan dengan biasa dan mereka masih harus melemparkan jala ke laut
demi mendapatkan ikan. Malah, sejak konsep wisata itu kian dipertegas, penduduk
Wakatobi justru semakin kesulitan. Para nelayan mulai dibatasi untuk menangkap
ikan jenis tertentu sebab disebut pemerintah sebagai ikan langka. Tiba-tiba
saja mereka harus diajari cara menangkap ikan yang benar –yang katanya tidak
merusak karang. Ini jelas mengabaikan fakta bahwa sejak dulu bangsa Wakatobi
telah kenyang asam garam di laut. Sejak dulu mereka sudah terbiasa menyaksikan
ombak ganas dan punya setumpuk pengetahuan lokal tentang cara menangkap ikan
sejak masa nenek moyang mereka dahulu.di samping itu , dengan adanya larangan
melaut bagi sejumlah nelayan membuat pahitnya si buah kehidupan semakin
terasa, meskipun Pemda setempat telah menyediakan beberapa alternatif
lain menyangkut kelangsungan hidup ( mata pencaharian ) penduduk setempat
seperti PROGRAM EKONOMI KREATIF tapi di perlukan pengetahuan dan ketrampilan
serta proses yang bisa saja memakan waktu, karena tidak semua orang memiliki
bakat seni, bakat dalam memandu, dan sebagainya.
Melaut adalah panggung di mana nelayan menemukan
kebahagiaan sekaligus mengaktual segenap pengetahuan lokalnya
JUMLAH
WISATAWAN KE WAKATOBI MENINGKAT TAJAM
TANGGAPAN
Menurut saya seperti yang telah kita ketahui bersama
bahwa pada dasarnya kegiatan perekonomian suatu negara mampu meningkatkan
pendapatan per kapita penduduknya. Salah satu bagian dari kegiatan perekonomian
adalah kegiatan pariwisata. Pada bacaan diatas dikatakan bahwa terjadi
peningkatan jumlah wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara yang
berkunjung ke Kabupaten Wakatobi. Seperti yang kita ketahui, Dengan
melihat Wisatawan Luar Negeri yang datang maka dapat meningkatkan pertumbuhan
ekonomi bagi Pemerintah Kabupaten Wakatobi. Dari data yang ada diketahui bahwa jumlah wisatawan yang datang pada tahun
2010 mecapai 3.000 orang sedangkan untuk tahun 2011 meningkat hingga 100% yakni
6.000 orang . hal yang hampir sama juga terjadi pada jumlah kunjungan dimana
tercatat sekitar 10.000 kali, tahun 2011 ini jumlah kunjungan wisata tercatat
lebih kurang 15.000 kali. "Artinya, satu wisatawan yang berkunjung ke
Wakatobi rata-rata antara dua dan tiga kali kunjungan,". Ini merupakan
angka yang baik untuk perkembangan pariwisata indonesia khususnya untuk
Kabupaten Wakatobi itu sendiri. Dilihat
dari jumlah pariwisata ini dapat disimpulkan bahwa harapan sesuai dengan
kenyataan. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah ini menjadi menurun
pada tahun berikutnya sehingga diperlukan kerja keras untuk dapat
mempertahankan angka tersebut dan bahkan perlu untuk lebih ditingkatkan lagi.
Beberapa cara
yang diyakini akan berhasil salah satunya ialah promosi pariwisata. Dari
argumen diatas mengatakan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran melalui APBD
pada sektor tersebut sebesar lebih kurang Rp 5 miliar. Sebagian dana ini untuk
membiayai kegiatan promosi pariwisata Wakatobi ke sejumlah negara, terutama
Australia dan negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Dari hal tersebut sudah pasti akan
mempertambah peningkatan para wisatawan yang berkunjung ke wakatobi dari
seluruh benua walaupun yang kita ketahui bahwa wisatwan yang paling domina
datang berwisata ke wakatobi yaitu wisatawan dari benua Eropa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar