Nama : Rofinus Ola
Gatan
Nim : 2011145090
1. Terdapat 2
(dua) buah Negara bertetangga yang pertama adalah Negara Astina dan Negara
Amarta. Negara Astina memiliki jumlah penduduk 14.500.000 jiwa sedangkan Negara
Amarta memiliki jumlah penduduk 9.700.000 jiwa. Penduduk Negara Astina yang
melakukan perjalanan wisata minimal 1 (satu) kali berjumlah 1.150.000 orang;
penduduk yang melakukan perjalanan wisata 2 (dua) kali berjumlah 475.000 orang;
penduduk yang melakukan perjalanan wisata 3 (tiga) kali berjumlah 185.000.
Penduduk Amarta yang melakukan perjalanan wisata minimal 1 (satu) kali
berjumlah 675.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 2 (dua) kali
berjumlah 355.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 3 (tiga)
kali berjumlah 193.000. Adapun yang harus anda analisis adalah negara mana yang
menurut anda paling besar kemampuan sebagai negara asal wisatawan, sebutkan
alasan-alasan anda dalam menarik kesimpulan yang telah anda berikan ?
2. Sebutkan apa
saja sifat-sifat dari kecenderungan perjalanan ?
3. Berikan contoh dari produk jasa kepariwisataan yang
berada pada kondisi elastis, elastisitas murni dan tidak elastis. Berikan alasan
mengenai apa yang anda sebutkan tersebut ?
Penyelesaian
1Negara
Astina dengan jumlah penduduk 14.500.000
|
Number
of tourist
|
Frequency
|
Trip
|
|
1.150.000
|
1
|
1.150.000
|
|
475.000
|
2
|
950.000
|
|
185.000
|
3
|
555.000
|
|
1.810.000
|
|
2.655.000
|
|
|
|
|
|
a.a)
Berdasarkan Perhitungan Kecenderungan Perjalanan Bersih :
NTP = N X 100%
P
= 1.810.000 X 100%
14.500.000
= 0.1248 = 12,48%
b.) Berdasarkan Perhitungan Kecenderungan Perjalanan
Kotor :
GTP = T X
100%
P
= 2.655.000 X 100%
14.500.000
= 0.1831 = 18,31%
c.) Frekuensi Perjalanan :
TF = GTP
NTP
= 18,31%
12,48%
= 1,46 Kali
= 1 Kali
|
Negara
Amarta jumlah penduduk 9.700.000
|
Number of
tourist
|
Frequency
|
Trip
|
|
675.000
|
1
|
675.000
|
|
335.000
|
2
|
710.000
|
|
195.000
|
3
|
573.000
|
|
1.223.000
|
|
1.964.000
|
a.)
Berdasarkan Perhitungan Kecenderungan Perjalanan Bersih :
NTP = N X 100%
P
= 1.223.000 X
100%
9.700.000
= 0.1261 = 12,61%
b.) Berdasarkan Perhitungan Kecenderungan Perjalanan Kotor
:
GTP = T X 100%
P
= 1.964.000 X 100%
9.700.000
= 0.2025 = 20,25%
c.) Frekuensi Perjalanan :
TF = GTP
NTP
= 12,61%
20,25%
= 0,62 Kali
= 1 Kali
Menurut saya, negara yang paling besar kemampuan sebagai negara asal wisatawan adalah Negara Amarta. Karena NTP, GTP, dan TF Negara Amarta lebih besar dari pada NTP, GTP, dan TF Negara Astia
Menurut saya, negara yang paling besar kemampuan sebagai negara asal wisatawan adalah Negara Amarta. Karena NTP, GTP, dan TF Negara Amarta lebih besar dari pada NTP, GTP, dan TF Negara Astia
2. sifat-sifat
Kecederungan Perjalanan adalah :
Kecenderungan Perjalanan yang Tinggi disebabkan oleh :
a. Faktor pendapatan penduduk yang
besar
b. Tuntutan pekerjaan
(profesionalisme)
c. Lingkungan masyarakat
d. Menghilangkan rasa jenuh
e. Hubungan
tali persaudaraan
f. Tingkat pendidikan penduduk yang
tinggi
Kecenderungan Perjalanan yang Rendah
disebabkan oleh :
a. Ekonomi sulit
b. Terikat kontrak pekerjaan
c. Faktor budaya,suku (suku pedalaman)
d. Usia yang melebihi >45
e. Anggota keluarga besar (>5 orang
3.Kondisi Elastis:
Seorang wisatawan yang melakukan perjalanan wisata yang dibayarkan oleh
perushaan tempat orang tersebut bekerja untukm keperluan bisnis.
Pengusaha yang melakukan perjalanan bisnis yang diutus oleh perusahaannya
tidak perlu mengelurakan biaya untuk keperluannya karena biaya sudah ditanggung
oleh perusahaan yang mengirimkannya.
· Kondisi
Elastisitas murni
Kenaikan harga bahan bakar minyak.
Kenaikan harga bahan bakar minyak dapat
mempengaruhi semua harga produk,termasuk produk pariwisata karena dengan
kenaikan harga bahan bakar minyak,harga p-angan dan dan harga bensin untuk
transportasi juga akan meningkat.
· Kondisi
Tidak elastis
Seorang wisatawan yang melakukan perjalanannya
atas biaya sendiri,sehingga apabila ada kenaikan harga maka wisatawan tersebut
akan mencari alternatif lain yang sesuai dengan biaya yang dimilikinya.
Misalnya saja terdapat wisatawan yang akan
melakukan perjalanan dengan biaya sendiri sehingga perjalanan wisata yang akan
dilakukan sangat tergantung dengan rencana dan biaya yang sudah
direncakan/telah disusun ditempat asalnya.Dan pada saat tiba ditempat
tujuan,apabila terdapat perhubahan harga(hotel,restaurant dan
lain-lain)<maka wisatawan tersebut akan mencari hotel,restaurant lain yang
lebih sesuai dengan biaya yang dimilikinya.
Score: 75, quite good, jawabannya ada yg tidak bisa terbaca
BalasHapus